Selasa, 10 Juli 2012

PARADIGMA LINGKUNGAN HIDUP


Pengertian Paradigma
            Paradigma adalah pandangan dasar yang dianut oleh para ahli pada kurun waktu tertentu, yang diakui kebenarannya, dan didukung oleh sebagian besar komunitas, serta berpengaruh terhadap perkembangan ilmu dan kehidupan.
3 Paradigma Lingkungan Hidup:
1.      Antroposentrisme :
Suatu etika yang memandang manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta.
2.      Biosentrisme :
Suatu paradigma yang memandang bahwa setiap kehidupan dan makhluk hidup mempunyai nilai dan berharga pada dirinya sendiri, sehingga pantas menempati pertimbangan dan kepedulian moral.
3.      Ekoseentrisme :
Suatu paradigma yang lebih jauh jangkauannya, yang memusatkan etika pada seluruh komunitas ekologis, baik yang hidup maupun yang tidak hidup.

Perbedaan
1)    Dalam Antroposentrisme
a)      Nilai tertinggi adalah manusia dan kepentingannya.
b)      Alam dilihat hanya sebagai obyek, alat dan sarana bagi pemenuhan kebutuhan manusia.
c)      Alam tidak mempunyai nilai pada dirinya sendiri.
2)    Dalam Biosentrisme
a)      Setiap makhluk hidup mempunyai nilai.
b)      Hanya berlaku bagi komunitas biotis.
3)    Dalam Ekoseentrisme
a)      Berlaku bagi komunitas biotis dan abiotis.
b)      Kewajiban dan tanggung jawab moral tidak hanya dibatasi pada makhluk hidup.

Persamaan
1)      Sama-sama memiliki etika dalam memandang lingkungan.
2)      Sama-sama mengkaji tentang hubungan manusia dan alam.
3)      Sama-sama mengatur kewajiban dan tanggung jawab moral bagi subjek yang menjadi perhatian masing-masing etika.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar